Di
kelas BK akhir semester genap ini, topik yang kita bahas adalah bimbingan
karir. Dari tugas yang diberikan, saya mengambil beberapa contoh tulisan dari
siswa kelas 8A yang bisa kita gunakan sebagai bahan diskusi bersama dalam
bimbingan kelompok di kelas. Selamat membaca...
Chr.
Dicky Senda
Konselor
**********************
Cita-cita
saya adalah ingin menjadi seorang Diplomat. Usaha yang saya lakukan untuk mencapainya
adalah belajar dengan tekun, menguasai berbagai bahasa serta memiliki wawasan
yang luas. Hambatan yang mungkin datang adalah ketika papa saya menginginkan
saya menjadi dokter dan mama ingin saya menjadi pengacara.
Cara
saya untuk mengatasinya adalah memiliki prestasi yang baik serta membuktikan
bahwa saya menyukai pekerjaan yang akan saya pilih. Rencana saya untuk
mencapainya adalah setelah lulus SMA nanti saya akan kuliah Hukum kemudian
jurusan Bahasa, lalu mendaftarkan diri untuk menjadi/mengikuti pelatihan calon
diplomat.
Menurut
saya, hal-hal yang mendukung adalah prestasi belajar di sekolah serta dukungan
teman-teman. Menurut saya, cita-cita ini akan tercapai 25 tahun mendatang. (Hanaya
Leong, kelas VIII A)
Komentar: wah,
Hanaya cita-citamu keren. Saran saya untuk menjadi diplomat kamu bisa kuliah di
jurusan Hubungan Internasional. Setelah itu bisa melamar kerja di depertemen
luar negeri. Selain belajar bahasa Inggris, kamu juga harus belajar ilmu hukum
internasional, ilmu pemerintahan dan juga ilmu politik, sebab ketiganya akan
sangat mendukung cita-citamu. Sukses ya...
Cita-cita
saya adalah menjadi seorang designer baju. Usaha saya untuk mencapai cita-cita
dengan banyak belajar. Hambatannya orang tua saya kurang setuju dengan
cita-cita saya.
Tapi
saya akan berusaha membuktikan pada orang tua saya bahwa dengan menjadi seorang
designer baju, saya juga bisa membanggakan orang tua saya.
Rencana
saya mencapai cita-cita saya dengan belajar dan juga mengasah kemampuan
menggambar saya. Saya juga akan bersekolah di bidang designer baju. Saya akan
bersekolah di bidang fashion design.
Hal-hal
yang mendukung cita-cita saya yaitu dukungan dari keluarga dan diri saya
sendiri. Cita-cita saya akan tercapai sekitar 5 tahun kemudian setelah saya
lulus SMA. (Vania Fulbertus, kelas 8A),
cita-cita sejenis: Fatma Djawas dan Jessica Mau)
Komentar: seiring
perkembangan zaman dan teknologi, bidang pekerjaan fashion design menjadi
penting dalam sebuah industri pakaian. Oleh sebab itu pekerjaan ini sedang
digandrungi dan memang menjanjikan dari segi materi. Sebab pakaian adalah
kebutuhan semua orang. Kuncinya ada pada ide kreatifmu yang original/asli.
Karena itu yang akan membedakan desainmu dengan desain orang lain. Di Jakarta
sudah ada sekolah mode yang bagus misalnya Esmod. Tapi boleh juga untuk belajar
langsung di Paris atau London. Lewat jalur beasiswa juga banyak. Sukses ya...
![]() |
| Hanaya Leong dan Jessica Mau |
Cita-citaku
ingin menjadi perancang kapal usahaku untuk mencapainya adalah mengerti cara
merancang kapal, hambatannya... pasti banyak. Beberapa contohnya adalah tidak
terlalu menguasai Matematika dan tidak bisa berenang. Penyelesaiannya yaitu
meminta bantuan orang yang ahli. Rencananya kapal itu akan digunakan untuk
mengangkut mobil produksi luar negeri ke Indonesia. Hal yang mendukung
cita-cita saya cuma keahlian berbahasa Inggris hehehe... soal kapan memang
tidak pasti sih. Mungkin... 9 atau 10 tahun lagi. (Joses Wijanarko, kelas 8A)
Komentar: Wah
Joseesss, cita-citamu oke. Teknisi kapal, ya harus kuliah teknik. Bisa berenang
atau tidak bukan soal, tetapi menguasai Matematika itu harus.
Cita-cita
saya adalah ingin menjadi koki. Untuk mencapainya saya sering memasak dan
mempelajari hal-hal sederhana tentang memasak. Hambatan yang mungkin datang
yaitu, nanti mungkin saya tidak akan punya waktu untuk mempelajarinya karena
mungkin akan banyak tugas dari sekolah. Jadi biasanya saya mempelajarinya di
malam hari. Saja juga ingin sekali ikut kursus memasak nanti. Tapi saya belum
tahu kapan mencapainya. (Celine Elimtali, kelas 8A)
Komentar: Sama seperti fashion designer, profesi sebagai
koki/chef juga lagi tren saat ini. Dan memang menjanjikan. Siapa sih yang tidak
butuh pakaian dan makanan. Terlebih soal perut itu dibutuhkan orang tiap hari.
Dan profesi chef mejadi penting. Kamu bisa belajar tentang kuliner di Eropa,
seperti Italia atau Perancis. Bisa membuka restoran atau cafe. Bisnis makanan
termasuk yang paling menguntungkan lho. Ayo kejar cita-citamu...
Cita-cita
saya ingin menjadi seorang pembuat film di luar negeri dan membawa nama baik
Indonesia. Usaha yang akan saya lakukan untuk mencapai cita-cita tersebut
adalah dengan bersekolah yang baik, kuliah broadcasting atau perfilman di luar
negeri, misalnya di New York. Karena saya dengar jurusan film di New York
University termasuk yang terbaik.
Hambatan
yang mungkin akan datang adalah jika orang tua saya tidak ada biaya untuk
menyekolahkan saya di luar negeri. Rencana saya adalah mulai dari sekarang saya
belajar jujur, belajar bahasa asing, menabung dan mendekatkan diri dengan Tuhan
seperti berdoa agar cita-cita saya bisa tercapai.
Hal-hal
yang mendung cita-cita saya adalah orang tua saya yang selalu mendukung.
Cita-cita saya akan tercapai jika saya selesai kuliah dan jika Tuhan
mengizinkan (Joanne Pairikas)
Komentar: Nah, ini cita-cita yang keren: menjadi sineas.
Seperti tadi yang sudah dibilang, orang butuh makanan, butuh pakaian,
selanjutnya orang butuh hiburan. Dan film adalah salah satu media hiburan yang
paling menguntungkan di dunia. Lihat saja Hollywood di Amerika dan Bollywood di
India. Setiap tahunnya mereka memproduksi ratusan bahkan ribuan film. Dan
menjadi pemasukan yang besar bagi negara. Intinya kamu harus jadi sineas yang
unik, kreatif dan orisinil/asli. Kamu harus jadi pembuat film yang berbeda
dengan pembuat film lain, sehingga karyamu bisa laku.
Cita-cita
saya ... gak tahu deh. Saya gak bisa memilih mau jadi apa. Penulis,
broadcaster, advertiser, editor in chief, dan sekarang saya kepengen menjadi
produser rekaman musik. *aduuuh ababil deh*
Ya
deh, pokoknya hambatan dalam menggapainya adalah.. banyak. Saya gak terlalu
jago dalam hal yang berkaitan dengan cita-cita saya. Saya orangnya gampang
bosan. Untuk itu saya harus belajar untuk setia. Setia dengan setiap keinginan.
Rencana
yang mungkin akan saya ambil adalah masuk ke jurusan yang sesuai, misalnya
audio engineering buat jadi produser rekaman musik. Maunya sih kuliah di SSR
Jakarta.
Hal-hal
yang dapat mendukung cita-cita saya adalah Tuhan Yesus, buku, buku dan buku.
Dan
saya berharap cita-cita saya tercapai sesegera mungkin, sebab bagi Tuhan gak
ada yang mustahil. O:> (Emmanuella
Anggi)
Komentar: Nah Anggi kayaknya masih ababil hehe. Belum
konsisten dengan cita-cita. Tapi tidak masalah. Dari daftar cita-cita itu:
penulis, broadcaster, advertiser, editor dan produser musik, kira-kira mana
yang sesuai dengan minat dan bakat? Kalau produser musik, mulailah untuk
mengembangkan minat tersebut, misalnya dengan sering membaca informasi apapun
terkait musik dan produser. Apa sih pekerjaan produser itu, apa saja jenis
musik yang berkembang. Seperti halnya chef, fashion designer ataupun sineas,
potensinya lumayan besar. Siapa sih yang tidak butuh hiburan musik? artinya
pekerjaan di bidang itu akan sangat dibutuhkan. Menjadi produser harus paham ilmu marketing/pemasaran
juga ilmu bisnis. Selamat menggapai cita-citamu...

0 komentar:
Posting Komentar