Harapan Seribu Bangau

sumber: mikiaboom.wordpress.com
Malam kini membelenggu diriku
Gelisah mengikat tubuhku
Kekuatan merantai kaki tanganku
 Kenanganmu mengurung pikiranku
Jatuhkan air mataku
Sekalipun tidak
 Aku tahu bukan diriku lagi
  Terjerit hingga hati kecil tak bernyawa
Amarah dalam ragaku
Menguasai diriku
Andai seribu bangau
 Mendengar jerit tangis hati tak bernyawa
 Dan malam dengarkan teriakan memanggilmu Sampaikan harapan pada
Dia penguasa
Hingga biarkanku tidur dan bersandar padanya
 “Hentikan tangis walau sedetik saja”
 “Lepaskan aku dari belenggu”
“Dari rantai kenangan tentangmu”
Karena bukan pertemuan kecewakanku
 Tapi…
Tentangmu buat jiwaku mati  

Christin Restiani adalah penulis muda berbakat yang kini duduk di bangku kelas IX A SMPK St Theresia Kupang. Beberapa puisinya masuk dalam Jurnal Sastra Santarang terbitan Komunitas Sastra Dusun Flobamora
Bagikan di Google Plus

Redaksi menerima tulisan berupa cerpen, puisi, karya ilmiah remaja, gambar (karikatur/desain grafis) dan foto. Akan dimuat di majalah dinding, majalah elektronik dan blog ini.
Email: speqsanthers@gmail.com
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar