SMPK Sta. THERESIA MEWAKILI NTT



ELVIRA TOLA dari kelas akselerasi 2 dan PATRICIA MONIQUE YOLANDE kelas akselerasi 1 terpilih dari SMPK Theresia mewakili Provinsi NTT untuk mengikuti kompetisi internasional Siswa berbakat  Regional Tengah Tahun 2014. Kegiatan ini berlangsung di Mataram pada pada tanggal 27 – 31 Oktober 2014, dengan tujuan mengembangkan potensi peserta didik dalam bidang keilmuan, kreatifitas dan kemandirian, pemerintah dalam hal ini kementrian pendidikan dan kebudayaan melaksanakan berbagai kegiatan pengembangan tersebut. Salah satu kegiatan untuk meningkatkan mutu dan pembinaan keberbakatan, khususnya bagi siswa cerdas istimewa (CIBI) di sekolah Menengah Pertama (SMP), adalah Penyelenggaraan Indonesia Math and Science Camp 2014. Kegiatan ini adalah wahana belajar dan berkreasi dengan pendekatan instruksional eksploratif yang dipandang cocok untuk siswa CIBI, yang secara umum memiliki kemampuan untuk belajar lebih dalam, lebih luas dan lebih cepat dibandingkan siswa lain. Kegiatan ini juga merupakan ajang kompetisi bagi peserta, dengan tetap menjaga suasana menyenangkan dan mengedepankan sportivitas yang tinggi.
Jumlah peserta yang mengikuti kompetisi sebanyak 11 Propinsi dengan total pesertanya 28 siswa dari region Indonesia Tengah. Selama mengikuti Kompetisi Internasional Siswa Berbakat dimana peserta mempelajari topik-topik menarik di bidang matematika dan sains lewat bebbagai kegiatan seperti menghadiri presentasi, mengikuti lokakarya, menyelesaikan proyek atau eksperimen, mengikuti kompetisi individu dan kelompok, serta beberapa kegiatan lainnya sosial.
Patricia masuk dalam 12 besar sehingga melanjutkan kompetisi tingkat nasional di JOGJA mewakili 3 region dengan total peserta sebanyak 36 siswa. Patricia berhasil masuk dalam juara 1 kelompok terkompak. Di lihat dari peluncuran roket di mana patricia masuk dalam urutan ke 5.



Vira dan Threcin menyanykan lagu  Bolelebo

Patricia masuk 12 besar dari 28 peserta dari 11 Provinsi




Pengalamanku yang paling berkesan di Mataram
(Elvira Tolla Kelas Akselerasi 2)

Saya sangat senang karena diberi kepercayaan dari suster Kepala Sekolah dan Guru Matematikaku Bapak Alex Tobu untuk mewakili Provinsi NTT mengikuti Internasional Math and Science Camp Region Tengah. Walaupun saya tidak berhasil lolos ke tingkat berikut, saya tetap bersyukur karena pernah mengikuti lomba itu. Di Mataram saya bertemu dan berteman dengan banyak siswa dari Provinsi lain yakni Bali, NTB, KalTim, Jawa Timur, Jogja dan lain sebagainya. Aawalnya saya merasa down karena dari provinsi lain memiliki potensi yang luar biasa, namun pada akhirnya saya mampu untuk menyeimbangkan kemampuan saya dengan mereka. Pengalaman yang paling mengesankan bagi saya di sana yaitu bisa mengenal, berkomunikasi dan bergaul bersama mereka. Saya tak menyangka bahwa kami bisa seakrab itu. Malam kedua hingga malam terakhir di Mataram, saya dan Tresy (salah satu wakil dari NTT ) tidur sekamar dengan dua orang dari Provinsi Kalimantan Timur, 1 orang dari dari Jogja, 1 dari Jawa Timur dan 2 orang dari Bali. Kami tidur hingga larut setiap malam karena masih ingin ngobrol tentang kisah hantu dari setiap daerah dan cerita lain yang menarik. Kebersamaan ini sangat menyenangkan sehingga kami menangis saat berpisah, namun hinggga saat ini kami masih tetap saling kontk melalui media sosial seperti LINE, BBM dan Facebook.
Pesanku buat teman-teman Speqsanter:
“Gunakan setiap kepercayaan yang diberikan sebaik-baiknya sebagai kesempatan emas untuk mengembangkan bakat dan kemampuanmu"

 Pengalaman Yang Tak Terlupakan
Beberapa minggu lalu, saya bersama kakak akselerasi 2, yaitu Kak Elvira dipanggil untuk mewakili SMPK St. Theresia mengikuti kompetisi IMSC (International Math and Science Camp) tingkat regional yang berlangsung di Mataram, NTB. Tentu saya merasa terkejut sekaligus senang karena saya diberi kesempatan untuk mendapatkan pengalaman baru dan merasakan bagaimana rasanya berkompetisi di tingkat regional.

Pada awalnya, saya memang merasa agak awkward dan merasa bahwa mungkin lomba ini akan menjadi lomba yang agak membosankan. Dan seiring berjalannya waktu, saya mulai mendapatkan banyak teman baru yang seru dan ramah yang membuat saya merubah pikiran saya bahwa lomba ini pasti akan menjadi sangat seru.


Dan ternyata benar, kami melewati hari-hari kami di sana bersama dengan penuh tawa dan keseruan. Kami di sana mengunjungi banyak tempat, seperti SLB, Pantai Senggigi, dan lainnya. Sampai-sampai, ada juga beberapa anak yang mengalami.. Anu, cinlok atau cinta lokasi.


          Sampailah kami pada hari penutupan. Awalnya, jujur saya tidak berharap banyak dan hanya pasrah dengan apa yang akan diumumkan. Tetapi Puji Tuhan, ternyata saya berhasil lolos ke tingkat selanjutnya, yaitu tingkat nasional.
          Dan.. Setiap pertemuan pasti akan ada perpisahan bukan? Mungkin saya dapat bertemu beberapa anak lagi di tingkat nasional, tetapi bagaimana dengan anak-anak yang tidak lolos dan tidak bisa bertemu lagi? Tetapi apa boleh buat, kenyataannya kami memang harus berpisah.



          Hari yang ditunggu-tunggu pun datang dan soal-soal yang lebih menantang pun sudah menunggu. Lomba tingkat nasional yang diadakan di Jogja ini, menurut saya sangat baik untuk kita. Karena, banyak soal logika yang dapat membantu otak untuk berpikir kreatif dan juga dengan soal yang dikerjakan secara kelompok dapat membantu kita untuk belajar lebih kompak.


          Ada juga hari yang kami ditugaskan membuat roket. Awalnya saya pikir, mungkin roket saya tidak akan bisa terbang dengan baik. Tetapi ternyata, roket saya bisa terbang sejauh ±22 meter. Puji Tuhan. Kami juga diberi kesempatan untuk melakukan observasi tentang pembuatan gerabah dan mempresentasikannya di depan 30 peserta lainnya.


          Dan lagi, perpisahan harus terjadi. Tak tahu mengapa, airmata saya tak dapat terbendung lagi dan akhirnya airmata itu pun jatuh. Saya sangat senang dapat mengikuti lomba itu. Selain mendapat banyak pengalaman, saya juga mendapat banyak sekali teman. Dan teman-teman yang takkan terlupakan, yaitu teman-teman dari.. Anu, Provinsi Bali, Jawa Timur, NTB, Yogyakarta, Kalimantan Timur dan Selatan, dan juga Jawa Barat dan Maluku, saya harap lomba ini dapat membuat kita semua bertemu lagi



 ∞SALAM AYAM BETINA POOP
 
 Patricia  Monique Yolanda









Bagikan di Google Plus

Redaksi menerima tulisan berupa cerpen, puisi, karya ilmiah remaja, gambar (karikatur/desain grafis) dan foto. Akan dimuat di majalah dinding, majalah elektronik dan blog ini.
Email: speqsanthers@gmail.com
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar