Patricia masuk dalam 12 besar
sehingga melanjutkan kompetisi tingkat nasional di JOGJA mewakili 3 region
dengan total peserta sebanyak 36 siswa. Patricia berhasil masuk dalam juara 1
kelompok terkompak. Di lihat dari peluncuran roket di mana patricia masuk dalam
urutan ke 5.
| Vira dan Threcin menyanykan lagu Bolelebo |
| Patricia masuk 12 besar dari 28 peserta dari 11 Provinsi |
Pengalamanku yang paling berkesan
di Mataram
(Elvira Tolla Kelas Akselerasi 2)
Saya sangat senang karena diberi kepercayaan dari suster Kepala Sekolah dan Guru Matematikaku Bapak Alex Tobu untuk mewakili Provinsi NTT mengikuti Internasional Math and Science Camp Region Tengah. Walaupun saya tidak berhasil lolos ke tingkat berikut, saya tetap bersyukur karena pernah mengikuti lomba itu. Di Mataram saya bertemu dan berteman dengan banyak siswa dari Provinsi lain yakni Bali, NTB, KalTim, Jawa Timur, Jogja dan lain sebagainya. Aawalnya saya merasa down karena dari provinsi lain memiliki potensi yang luar biasa, namun pada akhirnya saya mampu untuk menyeimbangkan kemampuan saya dengan mereka. Pengalaman yang paling mengesankan bagi saya di sana yaitu bisa mengenal, berkomunikasi dan bergaul bersama mereka. Saya tak menyangka bahwa kami bisa seakrab itu. Malam kedua hingga malam terakhir di Mataram, saya dan Tresy (salah satu wakil dari NTT ) tidur sekamar dengan dua orang dari Provinsi Kalimantan Timur, 1 orang dari dari Jogja, 1 dari Jawa Timur dan 2 orang dari Bali. Kami tidur hingga larut setiap malam karena masih ingin ngobrol tentang kisah hantu dari setiap daerah dan cerita lain yang menarik. Kebersamaan ini sangat menyenangkan sehingga kami menangis saat berpisah, namun hinggga saat ini kami masih tetap saling kontk melalui media sosial seperti LINE, BBM dan Facebook.
Pesanku buat teman-teman
Speqsanter:
“Gunakan setiap kepercayaan
yang diberikan sebaik-baiknya sebagai kesempatan emas untuk mengembangkan bakat
dan kemampuanmu"
Pengalaman Yang Tak Terlupakan
Sampailah kami pada hari penutupan.
Awalnya, jujur saya tidak berharap banyak dan hanya pasrah dengan apa yang akan
diumumkan. Tetapi Puji Tuhan, ternyata saya berhasil lolos ke tingkat
selanjutnya, yaitu tingkat nasional.
Dan.. Setiap pertemuan pasti akan ada
perpisahan bukan? Mungkin saya dapat bertemu beberapa anak lagi di tingkat
nasional, tetapi bagaimana dengan anak-anak yang tidak lolos dan tidak bisa
bertemu lagi? Tetapi apa boleh buat, kenyataannya kami memang harus berpisah.
Hari yang ditunggu-tunggu pun datang
dan soal-soal yang lebih menantang pun sudah menunggu. Lomba tingkat nasional
yang diadakan di Jogja ini, menurut saya sangat baik untuk kita. Karena, banyak
soal logika yang dapat membantu otak untuk berpikir kreatif dan juga dengan
soal yang dikerjakan secara kelompok dapat membantu kita untuk belajar lebih
kompak.
Ada juga hari yang kami ditugaskan
membuat roket. Awalnya saya pikir, mungkin roket saya tidak akan bisa terbang
dengan baik. Tetapi ternyata, roket saya bisa terbang sejauh ±22 meter. Puji
Tuhan. Kami juga diberi kesempatan untuk melakukan observasi tentang pembuatan
gerabah dan mempresentasikannya di depan 30 peserta lainnya.
∞SALAM AYAM BETINA POOP∞
Patricia Monique Yolanda
0 komentar:
Posting Komentar