Beberapa hari sebelu perayaan Imlek tahun 2015 kelompok jurnalis pelajar Speqsanter berkunjung ke Rumah Abu milik keluarga Lay di kawasan kota lama Kupang. Kegiatan ini diinisiasi oleh pak Dicky Senda sebagai bagian dari aksi #SaveKotaTuaKupang, bagaimana usaha untuk mengedukasi generasi muda khususnya para pelajar untuk tahu sejarah kota tempat mereka tinggal. Sebab rumah abu ini satu-satunya rumah abu berarsitektur cina yang ada di NTT dan sudah dibangun sejak tahun 1880an oleh keluarga Lay yang kala itu datang sebagai pedagang cendana. Siswa yang datang ditugaskan untuk mewawancarai tuan rumah dan menulis catatan reportasenya ke mading dan blog sekolah. Kegiatan berlangsung jam 3 hingga jam 4.30 sore. Menyenangkan melihat para siswa begitu antusias bertanya dan memotret segala sudut rumah abu tersebut.
- Blogger Comment
- Facebook Comment
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)

















0 komentar:
Posting Komentar